QFD (Subagyo, 2000) adalah suatu cara untuk meningkatkan kualitas barang atau jasa dengan memahami kebutuhan konsumen, lalu menghubungkannya dengan ketentuan teknis untu menghasilkan barang atau jasa di tiap tahap pembuatan barang atau jasa yang dihasilkan.
Sementara itu menurut (Gaspersz, 2001), QFD adalah suatu proses atau mekanisme untuk menentukan kebutuhan pelanggan dan menerjemahkan kebutuhan-kebutuhan itu ke dalam kebutuhan teknis yang relevan, dimana masing-masing area fungsional dan level organisasi dapat mengerti dan bertindak, QFD mencakup juga monitor dan pengendalian yang tepat dari proses operasional menuju sasaran.